Kolaborasi Satuan Pendidikan
Masih
banyak kenyataan yang terjadi di masyarakat adanya orangtua yang masih mempunyai
pola pikir bahwa pendidikan itu sepenuhnya tanggungjawab pihak lembaga
pendidikan saja. Seringkali orangtua menumpu harapan terlalu tinggi pada
lembaga pendidikan, sehingga banyak orangtua yang berani membayar mahal biaya
pendidikan anaknya. Di sisi lain, tidak sedikit orangtua yang menuntut lembaga
pendidikan harus berbuat seperti yang dikehendaki dan kecewa jika hasil
pendidikan di lembaga tersebut tidak sesuai dengan harapannya.
Fenomena keliru
ini harus segera diluruskan agar tanggungjawab tinggi muncul dalam keluarga
sehingga keluarga, khususnya ibu dan ayah juga berperan sebagai pendidik di
rumah. Banyaknya
program dan pendidikan di sekolah yang tidak sejalan dengan pola asuh orang tua
di rumah menunjukan masih lemahnya pengetahuan dan pemahaman orang tua dalam
mendidik anak. Pengetahuan dasar orang tua tentang bagaimana mendidik anak
merupakan masalah utama yang bisa menjadi sebab pendidikan anak kurang optimal,
Sementara itu program pendidikan untuk orang tua akan pentingnya pola asuh dan mendidik
anak masih sangat terbatas. Begitu juga program sekolah yang mencoba mengajak
dan melibatkan orang tua dalam melangsungkan proses pendidikan secara
berkesinambungan untuk anak juga masih sangat minim. Oleh karena itu,
meningkatkan pengetahuan dasar orang tua dalam mendidik anak menjadi program
yang perlu terus dikembangkan.
Sekolah dan keluarga semestinya berjalan harmoni
untuk melakukan proses pendidikan dan pembelajaran bagi anak, bahkan sekolah
dapat mengambil peran lebih yaitu dengan mengembangkan program pendidikan untuk
orang tua. Program tersebut dapat menjadi komunikasi sinergis antara orang tua
dan sekolah untuk memantau tumbuh kembang anaknya. Selain itu program
pendidikan untuk orang tua peserta didik ini juga bisa di isi dengan berbagi
materi yang dapat ... (selengkapnya dapat didownload)
[ Download Artikel ]

