Membangun Pendidikan Masyarakat
UNESCO
telah berhasil meletakkan asas pendidikan yang fundamental dan berlaku untuk
penyelenggaraan pendidikan, yakni asas pendidikan seumur hidup atau long life education. Sebagai dampak
timbulnya asas pendidikan ini, maka dikenallah berbagai bentuk penyelenggaraan
pendidikan dan yang diarahkan bagi pendidikan anak, remaja, orang dewasa maupun
orang tua baik mereka yang belum bekerja maupun mereka yang telah bekerja. Penyelenggaraan
pendidikan demikian pasti berbeda satu sama lain dan pada umumnya dikenal
berbeda sistem pendidikan yang digunakan, yakni sistem pendidikan sekolah
disatu pihak dan sistem pendidikan luar sekolah di lain pihak. Sebagaimana asas
pendidikan seumur hidup, sistem pendidikan luar sekolah telah lama dikenal dan
digunakan dalam penyelenggaraan pendidikan baik di negara maju maupun negara
yang sedang berkembang.
Di
Indonesia, sistem pendidikan nasional
sedang mengalami berbagai perubahan yang cukup mendasar, terutama
berkaitan dengan UU Sisdiknas, manajemen dan kurikulum, yang diikuti oleh
perubahan-perubahan teknis lainnya. Perubahan-perubahan tersebut diharapkan
dapat memecahkan berbagai permasalahan pendidikan, baik masalah-masalah
konvensional maupun masalah-masalah yang muncul bersamaan dengan hadirnya
ide-ide baru (masalah inovatif). Selain itu, diharapkan terciptanya iklim yang
kondusif sebagai peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya
manusia (SDM). Dewasa ini dunia pendidikan kita masih diperhadapakan pada tiga
tantangan besar, sebagaimana yang dikatakan oleh Yulaelawati (2006) bahwa:
Pendidikan nasional masih diperhadapkan pada
beberapa permasalahan yang menonjol yaitu: (1) masih rendahnya pemerataan
memperoleh pendidikan; (2) masih rendahnya relevansi pendidikan dan; (3) masih
lemahnya manajemen pendidikan, di samping belum terwujudnya kemandirian dan
keunggulan ilmu ... (selengkapnya dapat didownload)
[ Download Artikel ]

