Peringatan Hari Aksara Internasional 2016 Berlangsung di Palu
Palu - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memusatkan
peringatan Hari Aksara Internasional 2016 di Palu, Sulawesi Tengah. Peringatan
ini dilangsungkan selama beberapa hari dan dirangkaikan dengan kegiatan
Festival Literasi Indonesia dan Pameran Pendidikan.
Kegiatan ini tentunya didukung sepenuhnya oleh Pemerintah
Propinsi Sulawesi Tengah dengan menghimbau seluruh lapisan masyarakat di
propinsi itu untuk membaca dan menulis guna menambah pengetahuan demi
peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Kami selaku pemerintah mengajak dan memberikan akses
seluas-luasnya kepada masyarakat untuk berkunjung ke festival literasi agar
dapat mengenal huruf dan membaca," demikian sambutan Gubernur Sulteng,
Longki Djanggola dalam sambutan yang dibacakan oleh Asisten I Setdaprov, Arif
Latjuba, dalam pembukaan kegiatan pada Selasa (18/10/2016).
Kegiatan ini akan menambah semangat pemerintah Sulawesi
Tengah untuk terus berkarya dan berinovasi melalui program penuntasan buta
aksara yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan BPKB Sulawesi
Tengah. Salah satu program penuntasan buta aksara di Sulawesi Tengah ada yang
dimitrakan dengan BP-PAUD dan Dikmas Sulawesi Selatan melalui pendidikan
keaksaraan yang menyasar penduduk buta aksara di daerah pegunungan yang
terpencil.
Sementara itu, dalam
sambutannya, Direktur Keaksaraan Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas, Erman
Syamsuddin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi para partisipan dari
seluruh Indonesia yang datang ke Palu untuk menghadiri rangkaian kegiatan ini. "Ada 40 stand pameran disediakan untuk para pegiat literasi dan tidak seperti
tahun-tahun sebelumnya, tahun ini sebelum acara pembukaan, semua stand telah
terisi. Ini membuktikan tingginya animo pegiat literasi untuk hadir dan
berpartisipasi," papar Erman.
Di antara partisipan tersebut adalah Direktorat Jenderal
Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud; P2-PAUD dan
Dikmas Jawa Tengah; P2-PAUD dan Dikmas Jawa Barat; BPPAUD dan Dikmas Jawa
Timur; BPPAUD dan Dikmas Nusa Tenggara Barat; BPPAUD dan Dikmas Papua; BPPAUD
dan Dikmas Kalimantan Selatan; BPPAUD dan Dikmas Sulawesi Selatan; dan BPPAUD
dan Dikmas Sumatera Utara.
Dari Dinas Pendidikan berasal dari Poso; Palu; Buol; Sigi;
Morowali; Donggala; Ponorogo; danTojo Una-Una.
Dari lembaga pendidikan di antaranya Lembaga Pendidikan
Widyaloka; PKBM Usaha Mandiri Blitar Jawa Timur; dan PKBM Sumber Usaha Hulu Sungai
Utara, Kalimantan Selatan.
Terdapat pula Hipki Kota Palu; dan Badan Perpustakaan Arsip
dan Dokumentasi Perpustakaan Daerah Sulteng. (Firman)

