Dirjen PAUD dan Dikmas Buka Rakornas 2016
Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas satuan PAUD dan
Dikmas agar sesuai dengan standar pendidikan yang telah ditetapkan adalah
dengan melakukan koordinasi antara stakeholder terkait, dalam hal ini antara
pemerintah pusat dengan unsur pemerintah daerah dalam bidang pendidikan.
Berdasarkan hal tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Bagian
Perencanaan Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas menyelenggarakan Rapat
Koordinasi Nasional (Rakornas) yang
berlangsung di Hotel Grand City Makassar, 15 - 18 Februari 2016.
Kegiatan berskala regional ini dibuka oleh Direktur
Jenderal PAUD dan Dikmas, Harris
Iskandar, dan dihadiri pula oleh Direktur Keaksaraan dan Kesetaraan, Sekretaris
Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas, Kepala BP PAUD dan Dikmas Sulawesi
Selatan, dan Kepala Bidang PNFI Dinas Pendidikan Propinsi Sulawesi Selatan.
Peserta yang berjumlah 241 orang terdiri dari unsur Dinas
Pendidikan yang berasal dari kab./kota di Indonesia bagian timur seperti
Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, dan Papua Barat.
Dalam sambutannya, Harris menjelaskan capaian-capaian dari
Ditjen PAUD dan Dikmas selama lima tahun terakhir khususnya pada tahun 2015 dan
juga menjabarkan tantangan-tantangan yang dihadapi saat ini terkait dengan
diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). "Bapak Ibu tidak usah pesimis.
Bila MEA ini kita terima sebagai tantangan, maka kita akan terpacu untuk
berkembang," tambah Harris.
Kendala mendasar yang sering dihadapi pada program
sebelumnya adalah banyaknya aturan-aturan dari pemerintah daerah yang tidak
sinkron dengan aturan dari pemerintah pusat sehingga terjadi tumpang tindih
dalam pelaksanaannya. Masalah seperti ini tentu saja sangat berpengaruh
terhadap tingkat kualitas dari suatu program. Dengan dilaksanakannya Rakornas
tahun ini, diharapkan program-program tahun 2016 dapat berjalan lebih baik dan lebih
bersinergi dari tahun-tahun sebelumnya.

