Diskusi Buku dan Bincang Kepenulisan

Diskusi Buku dan Bincang Kepenulisan

Gugus Kegiatan Mahasiswa (GKM) Channel 09 Teknik Unhas mengadakan bazar dirangkaikan dengan Bincang Kepenulisan dan Diskusi Buku, di Jl Pengayoman, Makassar, Kamis malam (6/4/2017).

Panitia menghadirkan Ahmad Idil, penulis buku Hari Ini dan Esok. Buku yang ditulisnya itu berkisah tentang kehidupan seorang mahasiswa selama di bangku perkuliahan. Mulai dari kisah pahit getirnya berjuang dalam perjalanan hidupnya di kampus sampai kepada romansa percintaannya dengan wanita idamannya.

Kegiatan Channel 09 ini didukung komunitas Pondok Baca, salah satu komunitas yang bergelut di dunia literasi. Beberapa koleksi dari perpustakaan Pondok Baca diboyong ke lokasi bazar. Pengunjung bebas memilih dan membaca buku sebagai penambah wawasan dan memperkaya khazanah ilmu.

Selama bazar, diskusi buku berlangsung alot. Sejumlah pertanyaan mengemuka dari peserta diskusi. Seperti tips-tips dan kendala saat menulis, awal sebuah proses seorang penulis menuangkan karyanya, sampai membahas kepada kapan sebuah karya dikatakan sebuah karya.

Ahmad Idil mengaku, menulis baginya adalah sebuah perjalanan. Apapun yang kita tuangkan dalam setiap karya lewat tulisan adalah sebuah proses perjalanan yang akan membawa ke arah keabadian.

Manusia, katanya, sepatutnyalah selain memiliki umur biologis, juga harus memiliki umur historis. Umur biologis yang dikenal saat ini sebagai angka dan umur historis dimana kita mengisinya dengan sebuah karya dalam hal apapun. Termasuk sebuah tulisan yang kelak akan bermanfaat bagi khalayak ramai menuju sebuah warisan dan keabadian.

Nur Zakiah Amir, Pimpinan Umum Channel 09 yang bertindak sebagai moderator dalam diskusi tersebut, saat menutup diskusi mengatakan, "Persoalan menulis adalah persoalan sudut pandang. Jika kita telah menemukan tujuan untuk apa kita menulis, maka terjawablah semua kendala kita dalam menuangkan sebuah karya." (Ihsan)

(Sumber Berita: rusdy embas)