Rakor dan Sinkronisasi PAUD Berakhir

Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sinkronisasi Kebijakan dan Pelaksanaan Program Pendidikan Anak Usia Dini di Kampus Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (BP PAUDNI) Regional III, Makassar, berakhir, Jumat (10/4/2015).

Rapat yang diikuti peserta dari delapan provinsi di bagian timur Indonesia itu ditutup Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDNI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ella Yulaelawati, MA, Ph.D.

Dalam pemaparannya sebelum menutup acara, Ella mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas angkatan kerja dalam bingkai pendidikan sepanjang hayat.

Angkatan kerja menurut Sesditjen PAUDNI itu, harus memiliki kemampuan, di antaranya kemampuan literasi, mampu mengelola IT, dan memiliki soft skill serta memungkinkan yang bersangkutan menjalin kerja sama.

"Pamong dan tenaga kependidikan juga perlu memiliki life skill dan terus memutakhirkan kemampuannya," kata Ella.

Terkait peningkatan kemampuan angkatan kerja itu, Ella Yulaelawati mencotohkan terobosan yang dilakukan Surabaya yang mendirikan Gerakan Kemandirian . Ini penting karena dengan memiliki skill akan membuat seseorang menjadi kreatif dan inovatif. Dengan demikian, out put yang dihasilkan haruslah dibutuhkan.

Ella juga mengimbau agar ditingkatkan kerjasama dengan mitra non-government agar tidak saling menyalahkan dalam menjalankan sebuah program. Pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota juga harus lebih terbuka dalam berkomunikasi sesuai tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.

Terkait pendidikan anak usia dini, Ella mengingatkan pentingnya mengedepankan pembenahan sikap, pengetahuan, dan ketrampilan bagi anak didik. Anak usia dini tidak boleh selalu dalam kelas saja, tetapi mereka harus mengenal diri, keluarga, teman, dan guru serta lingkungan dan tempat bermain.
 
"Anak usia dini tidak boleh hanya tinggal di dalam kelas saja. Mereka harus terpapar sinar matahari pagi sebagai sumber vitamin D. Anak didik juga perlu dibekali ketrampilan berkomunikasi dan bertindak melalui bahasa," kata Ella.*****


(Sumber Berita: )