Murid TK Diajari Buat Biopori

Ratusan murid Taman Kanak Kanak Kartika Jaya XX-39 dan XX-40 Parepare memadati Kompleks Perkantoran Makorem 142/ Tatag. Wajahnya ceriah, senyum lepas meronai tingkah pola mereka.

Rombongan anak-anak PAUD tersebut dipimpin Ketua Yayasan Kartika Jaya Ny. Pandit Sembiring didampingi kepala sekolah, guru, dan staf yayasan. Kedatangan mereka sudah dinantikan oleh Danrem 142/Tatag Kolonel Inf Yosua Pandit Sembiring S.IP bersama para perwira dan staf Korem.

Dalam kunjungan tersebut, Danrem mengajari mereka pentingnya lubang biopori di sekitar lingkungan, Rabu (20/5/2015).

Menurut Danrem, anak-anak perlu dibekali pengetahuan dan pemahaman sejak dini betapa pentingnya memelihara kesuburan tanah, khususnya di lingkungan masing-masing.

Dijelaskan, biopori berfungsi meningkatkan daya resapan air dan cadangan air bawah tanah, mengubah sampah organik menjadi kompos, menyuburkan tanah, dan sejumlah manfaat lain.

Banjir yang melanda sejumlah daerah di tanah air, turunnya permukaan tanah, serta menipisnya cadangan air bawah tanah bisa diatasi dengan cara membuat resapan seperti biopori.

Lokasi  yang cocok dibuatkan dibuatkan lubang biopori antara lain di tempat genangan air secara alami, sekitar pohon, lapangan rumput, area parkir, got, pembatas jalan, taman, dan tempat terbuka lainnya.

"Anak-anak  TK merupakan generasi muda sebagai asset bangsa. Keberadaan mereka sangat penting. Merekalah nanti penerus kelangsungan bangsa ini, Mereka harus dibina secara serius, diarahkan dan diawasi agar tidak salah langkah," kata Danrem.*****

(Sumber Berita: )