Gebyar PAUD Sulsel

Sedikitnya seribuan anak usia dini dari 100 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan memadati halaman kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (10/9/2016). Mereka mengikuti Gebyar PAUD di kantor yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea, Makassar itu.

Senyum dan tawa meronai aktivitas mereka dalam kegiatan yang sengaja dirancang untuk kebutuhan mereka. Anak-anak dari berbagai PAUD di Sulsel itu mengikuti aneka lomba, seperti lomba karnaval, lomba mewarnai gambar, lomba menggunting, lomba mencari jejak, lomba senam, dan sejumlah lombas khas anak-anak usia dini lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo, mengatakan, Gebyar PAUD diselenggarakan dalam bentuk kegiatan festival kreativitas seni dan olahraga, serta seminar.

Kegiatan mengambil tema "1.000 Hari Pertama Kehidupan Anak" dimaksudkan untuk menyosialisasikan kebijakan program PAUD dan komitmen pelaksanaan program PAUD yang baik di Sulawesi Selatan.

Irman menyerahkan bantuan alat permainan edukatif (APE) dalam bentuk voucher kepada 94 lembaga PAUD.

Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Kepala Bappeda Sulawesi Selatan, Abdul Haris, ketika membuka lomba tersebut mengatakan, Indonesia merupakan negara penuh berkah. Tanah surga di khatulistiwa dengan kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah. Hanya saja, aset itu bukanlah tambang. Bukan pula hutan atau segala hasil bumi dan lautnya.

Aset yang paling berharga bangsa ini menurut Abdul Haris, adalah manusia Indonesia yang bukan hanya pintar mengolah, tetaipi juga bijak memeliharanya.

Untuk mencapainya maka manusia Indonesia harus dibekali pendidikan yang bermutu," kata Haris.

Karena itu, lanjut Haris, PAUD merupakan salah satu komponen yang paling penting dari suatu pendidikan. Dimana pada masa usia dini perkembangan fisik dan mental seorang anak akan sangat menentukan kecerdasan, kesehatan, dan kematangan emosionalnya di masa datang.*****

(Sumber Berita: )