Banyak Guru TK Belum Cairkan Tunjangan
Makassar - Sejumlah guru taman kanak - kanak dan taman bermain belum mencairkan dana
tunjangannya. Baik tunjangan profesi, tunjangan khusus, tunjangan peningkatan
kualifikasi akademik, dan tunjangan fungsional. Jika dana tersebut tidak
diambil atau dicairkan akan dikembalikan.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Pembinaan Pendidikan dan Tenaga
Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan, Dr Nugaan Yulia Wardhani Siregar, dalam arahannya
pada Workshop Rekonsiliasi Data Tunjangan dan Bantuan bagi Guru Bantu Taman
Kanak Kanak Angkatan I tahap III 2015, Kampus BPPAUDNI Regional III, Makassar,
Rabu (11/3/2015).
Menurut Nugaan, pemerintah sudah menyiapkan dana tunjangan buat para guru
PAUD tersebut, namun hingga akhir tahun 2014, masih banyak guru pendidikan anak
usia dini (PAUD), baik yang PNS maupun Non-PNS yang belum mencairkan dana
tunjangannya.
Workshop yang diikuti 151 peserta utusan kabupaten/ kota dari seluruh
provinsi se Sulawesi, Maluku, dan Papua ini berlangsung selama tiga hari (10-12
Maret) 2015. Nugaan Yulia Wardhani Siregar mengimbau agar guru taman kanak - kanak maupun
kelompok bermain yang belum mengambil haknya itu segera melakukan pencairan di
Bank BRI terdekat yang menjadi mitra dalam penyaluran dana tunjangan tersebut. Guru PAUD yang belum mencairkan dana
tunjangannya itu menyebar di sejumlah provinsi di Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Workshop ini menghadirkan juga pembicara dari Bank BRI untuk memberi
panduan untuk memudahkan penyaluran tunjangan melalui virtual account BRI tahun
2015. Ini dimaksudkan agar tidak ditemukan lagi adanya guru yang tidak
mencairkan dana tunjanganya.
Hadir juga sebagai peserta workshop para pelaku dan pelaksana penyaluran
serta tim verifikasi dari masing-masing kabupaten/ kota di provinsi se
Sulawesi, Maluku, dan Papua.*****

