Target 2015, Bone Bolango Bebas Buta Aksara
“Kami sangat berharap pemberantasan buta aksara di Kab. Bone Bolango sesuai target dan semua tuntas di tahun 2015” kata Ibu Kepala Dinas dalam sambutannya.
Sebelumnya dalam laporannya ketua panitia Dra. Warni S. Rubai menguraikan data penduduk Buta Aksara menurut BPS Kab. Bone Bolango tahun 2013 ini, sasaran pendidikan keaksaraan berjumlah 3.012 orang dari kelompok umur 15-59 tahun. Dengan adanya intervensi layanan program pendidikan keaksaraan yang diselenggarakan oleh PKBM-PKBM dan SKB sehingga jumlah yang masih harus dituntaskan kurang lebih berjumlah 1.962 orang dengan rincian perempuan sebanyak 994 dan laki-laki sebanyak 968 orang. Dinas Pendidikan khususnya bidang PAUDNI memberi perhatian yang sangat besar terhadap upaya pengentasan buta aksara. Namun demikian angka buta aksara masih relatif tinggi sebagai akibat dari tingginya angka putus sekolah dasar yang disinyalir potensial menjadi buta aksara baru.
Secara umum lanjut Warni, peringatan HAI ini bertujuan untuk memotivasi semua pihak agar berpartisipasi aktif dalam memajukan tingkat keberaksaraan penduduk. Secara khusus tujuan dari peringatan HAI ini yakni: 1) meningkatkan citra dan akuntabilitas program pendidikan keaksaraan dalam rangka peningkatan keberaksaraan penduduk, 2) meningkatkan motivasi dan partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya peningkatan keberaksaraan penduduk.
Adapun hasil yang diharapkan melalui peringatan HAI tahun ini dapat memacu percepatan penuntasan buta aksara di Kabupaten Bone Bolango yang direncanakan seluruh warga buta aksara sesuai data yang ada dapat dituntaskan pada tahun 2014 mendatang.
Peringatan HAI Ke- 48 Tahun 2013 ini diisi dengan Lomba Olahraga Tradisional seperti hadang, terompah dan Lomba Kesenian dengan cabang lomba Vokalia Peserta Didik, Vokalia Tutor, Baca Puisi, Pidato yang diikuti lebih dari 50 peserta utusan PKBM, SKB dan Yayasan. (Rahmat - www.skbbonbol.org )

